Cuci Karpet Rutin Wajib untuk Penderita Alergi Debu

Cuci Karpet Rutin Wajib untuk Penderita Alergi Debu. Bagi penderita alergi debu, cuci karpet rumah adalah rutinitas wajib. Tidak menunggu berapa bulan, karpet harus segera dicuci pada akhir pekan. Apalagi untuk penderita alergi akut. Sedikit aroma debu sudah bikin bersin-bersin sampai sesak nafas.

Debu memang mudah sekali menempel di karpet. Apalagi karpet dengan model bulu-bulu halus. Aroma debu di karpet bagi penderita alergi terasa sangat menyengat. Jika ada sinar matahari masuk melalui celah jendela atau atap, maka terlihat banyak sekali debu kecil beterbangan.

Mengapa debu bikin mudah bersin dan sesak nafas penderita alergi?

Debu halus tersusun dari berbagai kulit mati, bulu hewan piaraan, spora dari jamur, potongan tubuh kecoak yang sudah mati, atau bahkan hewan kecil bernama tungau. Bangkai dan kotoran tungau inilah yang mampu menimbulkan reaksi alergi pada seseorang.

Penyebab utama alergi debu adalah tungau. Hewan sangat kecil tidak terlihat kecuali menggunakan mikroskop. Tungau termasuk hewan laba-laba. Hidup di sekitar lingkungan hangat 20 derajat celcius.Tungau memakan sel kulit mati manusia dan mengeluarkan kotoran berebentuk gundukan yang aromanya tajam menyengat, membuat hidung terasa gatal dan bersin-bersin.

Cuci Karpet, Selimut, Korden, Sprei dan Perabot Lain secara rutin

Membersihkan debu dan tungau tidak ada jalan lain selain mencuci. Perabotan rumah harus dalam kondisi bersih tanpa debu. Tidak hanya cuci karpet, sprei dan berbagai piranti kain lain, tapi juga perabot rumah tangga. Termasuk membersihkan debu di bingkai foto, almari, lantai, kolong dipan/tempat tidur, dan perabot rumah tangga lainnya.

Begitu juga dengan boneka yang terbuat dari wol atau kain halus lainnya. Jika ada anggota keluarga yang alergi debu, sebaiknya Anda ikut serta menjaga kondisi kebersihannya. Sebab sesak nafas pada penderita alergi debu dapat menimbulkan sesak nafas yang berbahaya.

Untuk hasil maksimal, cuci karpet rumah, selimut sprei dan berbagai perabot lain dengan finishing rendam air dengan suhu diatas 50 derajat celcius. Cara ini efektif untuk membunuh tungau dan memotong siklus perkembang biakan hewan tungau. Cuci Karpet Rutin Wajib untuk Penderita Alergi Debu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *