Cara Menjaga Agar Matras Tidak Mudah Rusak

9 Cara Menjaga Agar Matras Tidak Mudah Rusak

Matras sering kali digunakan untuk alas berolah raga seperti senam lantai atau yoga. Juga bisa digunakan sebagai tambahan pelapis kasur agar menjadi semakin empuk. Bentuknya empat persegi panjang. Sepanjang tubuh manusia dewasa biasanya ukurannya. Bahan pembuatan bantalan matras bisa dari busa, atau spon, atau latex, atau bahan pvc, atau kapuk. Berikut cara menjaga agar matras tidak mudah rusak.

Cara Menjaga Agar Matras Tidak Mudah Rusak

1. Gunakan Pelindung Matras

Sebaiknya lapisi matras dengan sarung pelindung matras yang tahan air juga anti bakteri. Sarung pelapis tersebut ini akan membantu melindungi matras dari kotoran debu, keringat cairan tubuh, juga berbagai noda, serta kotoran yang lainnya. Sarung pelapis matras juga akan melindungi matras dari coretan spidol hingga kemungkinan robek atau tergores, juga mudah pudarnya warna. Jadi penting sekali untuk menggunakan sarung pelindung matras.

2. Bersihkan Noda dengan Sesegera Mungkin

Terutama untuk noda kotoran basah yang menempel. Perlu dengan secepatnya diangkat lalu dibersihkan bekas sisa cairannya. Sehingga tidak meninggalkan noda yang menempel dan sulit dihilangkan pada matras. Setelah menggunakannya maka bisa seka matras dengan tissue basah atau kain lap basah guna menghilangkan bekas-bekas keringat yang menempel. Pergunakan cairan pembersih yang sesuai dengan jenis nodanya serta ikuti petunjuk penggunaannya. Namun hindari penggunaan terlalu banyak cairan.

Dengan begitu maka matras tidak menjadi terlalu basah, dan perlu waktu untuk mengeringkannya. Jika ada kotoran yang meninggalkan bau, maka bisa taburi dengan baking soda. Lalu biarkan selama beberapa saat atau selama semalam. Kemudian sedot dengan vacuum cleaner guna membersihkan sisanya.

3. Bersihkan Debu dan Kotoran Kering secara Rutin

Matras yang telah digunakan selama beberapa kali bisa cepat menjadi kotor. Terutama oleh kotoran kering semacam debu, juga rambut hingga bulu hewan piaraan juga rempah-rempah makanan dan lain sebagainya. Matras juga rawan menjadi sarang tungau. Sehingga perlu secara berkala dibersihkan.

4. Ganti Sarung Pelindungnya dengan Berkala

Lepas pelapis luarnya. Bisa kibas-kibaskan sarung pelindungnya hingga bersih dari debu, atau sikat hingga bersih di ruang yang terbuka. Kemudian bisa dicuci. Ganti sarung pelindungnya dengan secara berkala.

5. Vakum dengan Teratur

Sedot debu dan tungau juga serbuk kecil dan serpihan kotoran kering dari matras secara teratur. Pergunakan alat vacuum cleaner. Bisa juga bentangkan matras lalu kibaskan dan tepuk-tepuk matras dengan pemukul kasur.

6. Cuci Matras

Tergantung bahan pembuatannya. Jika memungkinkan maka matras bisa dicuci.

7. Keringkan Matras

Sebelum digunakan kembali. Setelah dicuci. Hendaknya matras dikeringkan hingga tuntas agar tidak menjadi bau dan menjadi sarang bakteri. Bisa diangin-anginkan atau menggunakan bantuan kipas angin. Bisa jemur di bawah sinar matahari. Sinar matahari mampu membunuh bakteri serta tungau yang mungkin ada pada matras.

8. Hindari makan atau minum di atas matras

Guna mencegah matras menjadi kotor maka hindari makan dan minum di atas matras.

9. Hindarkan dari Benda Runcing

Sehingga matras tidak mudah menjadi robek atau mendapat goresan. Jika menggunakan cincin atau anting, sebaiknya dilepas dulu pada saat menggunakannya. Jangan letakkan benda runcing pada matras.

Baca juga: Cara Membersihkan Matras

Bisa gunakan jasa profesional dehygienique.co.id untuk membersihkan matras secara rutin agar awet dan selalu terjaga kebersihannya.

// #Script Js For Integrate to SOCOM Services