5 Bahaya Umum di Kantor dan Cara Mencegahnya

Bagi kebanyakan karyawan, kantor merupakan rumah kedua. Waktu kerja di Indonesia yang rata-rata 8 jam sehari membuat Anda banyak menghabiskan waktu di kantor. Meski ruang kantor telah ditata sedemikian rupa agar suasananya nyaman dan dapat mendukung produktivitas karyawan, ternyata masih ada bahaya yang mengintai Anda dan juga karyawan. Sebagai pemilik perusahaan atau orang yang bertanggungjawab di kantor, Anda patut mengetahui 5 bahaya yang umum terjadi di kantor beserta cara mencegahnya berikut ini.

1. Terpleset, tersandung dan jatuh

Hal-hal yang bisa menyebabkan seseorang di dalam kantor terpleset, tersandung dan bahkan terjatuh adalah lantai yang licin atau basah, tumpahan air yang tak langsung dibersihkan, kabel-kabel peralatan elektronik kantor yang tidak teratur, permukaan lantai yang tidak rata, meja kerja yang tidak stabil, dan karpet yang bergelombang. Cara untuk mencegahnya adalah dengan membersihkan setiap genangan atau tumpahan air secepat mungkin, meletakkan tanda ‘lantai licin’ di tempat-tempat yang baru dipel, mengikat kabel dan membenamnya dibawah meja agar tak membuat karyawan tersandung, serta memerhatikan kondisi karpet.

2. Cidera

Kayawan pada umumnya menghabiskan waktu kurang lebih 8 jam menggunakan komputer di meja kerja masing-masing. Hal ini berisiko menimbulkan cidera akibat perlengkapan kerja seperti kursi dan meja yang tidak nyaman yang dapat menyebabkan salah duduk. Jika dibiarkan, hal ini akan menimbulkan cidera dan gangguan kesehatan bagi karyawan, terutama pada tulang belakang dan postur tubuhnya. Cara mengatasinya adalah dengan menyediakan meja dan kursi kerja karyawan dengan desain ergonomis, nyaman, dan fleksibel sehingga tinggi rendahnya dapat diatur sesuai postur tubuh masing-masing.

3. Pencahayaan yang buruk

Sistem pencahayaan tentu memengaruhi kinerja karyawan. Ruangan yang terlalu terang bisa membuat fokus terganggu, sementra lampu yang redup bisa membuat mata sakit dan menyebabkan pusing. Solusinya, atur sistem pencahayaan sebaik mungkin, dimana ruang kerja dibuat terang tetapi tidak menyilaukan mata. Atau, sediakan lampu di setiap meja kerja yang bisa disesuaikan tingkat pencahayaannya.

4. Kebakaran

Banyaknya mesin atau alat elektroik yang terdapat di dalam kantor, kabel-kabel yang tersusun, dan penggunaan kompor gas di pantry bisa menjadi salah satu sumber kebakaran di kantor. Cara mencegahnya adalah dengan menyusun kabel agar tak terlihat di lantai, sering memeriksa kabel jika ada yang putus atau terkelupas, berhati-hati menggunakan kompor di pantry, serta memakai peralatan elektronik sesuai dengan fungsinya. Letakkan juga fire extinguisher di setiap ruang kerja sebagai antisipasi kebakaran.

5. Kualitas udara

Kualitas udara yang ada di dalam kantor berperan penting untuk menunjang kesehatan karyawan yang merupakan motor bagi usaha Anda. Kualitas udara yang buruk bisa menyebabkan alergi, asma, kepala pusing dan berbagai masalah pernapasan. Penyebab buruknya kualitas udara bisa disebabkan oleh sistem ventilasi yang tidak baik, terlalu banyak orang di dalam satu ruangan, penggunaan bahan kimia pada produk pembersih atau kegiatan operasional, karpet kotor yang menjadi sumber tumbuhnya jamur, lumut dan bakteri, serta masih banyak lainnya. Mencegah penumpukan debu dan kotoran di permukaan furnitur kantor, terutama karpet bisa mengurangi angka infeksi dan sakit pada karyawan akibat kualitas udara yang buruk. Oleh karena itu, sangat bijak jika Anda memilih cuci karpet kantor secara profesional dengan bantuan De Hygienique untuk membersihkan karpet kantor Anda secara menyeluruh.

 

Dengan mengetahui bahaya yang umum terjadi di kantor, Anda sebagai penanggungjawab kini dapat mencegah hal-hal tersebut untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif bagi semua karyawan. Semoga membantu!

// #Script Js For Integrate to SOCOM Services