Karpet merupakan salah satu benda yang mudah kotor, karena sering kita injak. Walaupun mudah kotor, kita biasanya jarang cuci karpet tersebut karena membutuhkan waktu dan tenaga ekstra apalagi jika karpet yang kita miliki tebal dan besar. Biasanya kita hanya membersihkan karpet dengan mesin penyedot debu.
Kotoran dalam karpet sebenarnya tidak cukup hanya dibersihkan dengan mesin penyedot debu, kita juga harus mencucinya supaya benar-benar bersih. Cuci karpet dapat dilakukan dengan cara manual atau mesin cuci tergantung ukuran dan beratnya. Berikut beberapa tips mencuci karpet yang benar dan bisa anda coba.
- Sedot debu
Sebelum proses cuci karpet dimulai, kita harus membersihkan debu karpet dengan penyedot debu terlebih dahulu. Kita harus berhati-hati dan pelan-pelan dalam menyedot debu karpet. Akan lebih baik jika kita menggunakan mesin sedot debu yang berjenis wet & dry, sehingga bisa kita gunakan untuk menyedot debu sekaligus untuk menyedot air. Lakukanlah gerakan vertikal dan horizontal. Jika debu sudah berkurang, maka tips mencuci karpet yang selanjutnya adalah bentangkan atau gantung karpet tersebut di tiang penyangga yang kuat atau gelar di lantai supaya lebih mudah dalam mencuci.
- Berikan perhatian pada bagian karpet yang paling kotor
Tips mencuci karpet berikutnya adalah berikan perhatian pada bagian karpet yang paling kotor. Setelah debu bersih, proses cuci karpet selanjutnya adalah menyemprotkan air pada karpet tersebut. Jangan lupa untuk memberikan perhatian pada bagian yang paling kotor, bisa dengan menyemprotkan air lebih banyak supaya kotoran dan debu dapat dikeluarkan dengan lebih maksimal. Setelah itu, karpet dapat disikat dengan menggunakan sikat yang bertangkai lembut. Perlu diperhatikan, jangan menyikat karpet terlalu keras karena dapat merontokkan bulu karpet. Jika sudah bersih lakukan pembilasan. Sedikit tips mencuci karpet pada tahap ini, semprotkan air dengan lembut. Biarkan kotoran terbawa air dengan sendirinya.
- Keringkan karpet di tempat yang tidak langsung kena sinar matahari
Jika sudah dibilas, kita dapat memberikan pelembut sesuai dengan kebutuhan. Jika sudah, proses cuci karpet yang terakhir adalah proses pengeringan. Perlu diingat bahwa dalam pengeringan karpet, hendaknya digantung di tempat yang tidak langsung kena sinar matahari. Mengapa? Karena akan berpengaruh pada bulu karpet. Jika langsung terkena matahari bulu karpet dapat menjadi lebih kasar. Namun, meski tidak langsung terkena sinar matahari kita juga harus pastikan bahwa sirkulasi udara di tempat tersebut cukup baik sehingga tidak timbul bau tidak sedap pada karpet.
- Taburi karpet dengan soda kue
Tips yang terakhir adalah taburi karpet dengan soda kue. Selain karpet yang bersih kita juga pasti menginginkan karpet yang tidak berbau tidak sedap. Soda kue adalah jawabannya. Setelah semua proses kita lakukan, sebagai penutup kita bisa menaburkan soda kue pada karpet. Selain menghilangkan bau, soda kue juga berfungsi untuk menyerap lembab sehingga karpet lebih nyaman dipakai. Biarkan beberapa saat, kemudian bersihkan dengan menggunakan penyedot debu.
Tips di atas adalah tips mencuci karpet yang dilakukan secara manual, jika kita menggunakan mesin cuci, yang perlu diingat adalah waktu pemerasan terakhir. Kita perlu sedikit mengurangi waktu pemerasan terakhir supaya bulu karpet tetap terjaga dengan baik.
Mencuci karpet dengan menggunakan beberapa tips di atas cukup aman untuk anda coba di rumah. Tidak ada salahnya karpet di rumah anda cuci sendiri atau menggunakan layanan jasa cuci karpet rumah jika Anda memang benar-benar sibuk.
