Mengenal Fungsi Karpet Dulu dan Kini

Saat ini, penggunaan karpet sudah sangat umum dan bisa dilihat di mana-mana. Mulai dari rumah, toko, rumah makan, hotel, bandara hampir di semua tempat terdapat karpet indah yang menambah nilai estetika interior suatu ruangan.

Selain memiliki fungsi astetika dengan menambah keindahan ruangan, karpet juga memiliki kegunaan praktis yaitu untuk melindungi lantai. Namun, apakah fungsi karpet di jaman modern ini sama dengan fungsi karpet pada jaman dahulu?

Istilah “karpet” sendiri berasal dari kata dalam Bahasa Italia kuno carpita, “carpire” yang berarti membului. Karpet biasanya juga sering disamakan dengan permadani.

Dari mana asal karpet masih misterius, namun banyak jenis karpet yang ditemukan selama penggalian untuk mencari barang sejarah di dunia.

Bukti kuat yang berhasil dikumpulkan di kawasan Timur Tengah merujuk pada karpet tenun yang sudah ada di kawasan tersebut antara tahun 2-3 SM. Karpet di jaman dulu tentunya tak seindah karpet modern saat ini. Dulunya karpet hanya berbentuk jalinan wool yang kemudian ditenun.

Fungsinya juga bukan sebagai alas lantai, melainkan untuk menutup meja atau dinding. Barulah pada abad ke-18 karpet digunakan sebagai alas lantai, itu pun masih terbatas di Eropa.

Berbeda dengan fungsi karpet di masa lalu, saat ini karpet dijadikan alas untuk melindungi lantai, sekaligus memberi nilai estetika lebih bagi desain interior sebuah ruangan. Karpet juga dianggap sebagai bagian inventaris dan aset berharga bagi para pelaku bisnis. Bahkan untuk ukuran rumah tangga, karpet juga merupakan investasi berharga dalam rumah karena umumnya karpet yang dibersihkan dan dijaga dengan baik mampu bertahan selama puluhan tahun.

Untuk membuat karpet yang saat ini Anda miliki mampu bertahan hingga tahunan lamanya, satu hal yang wajib dilakukan adalah rutin membersihkannya; baik secara manual maupun menggunakan jasa profesional. Hal ini karena karpet merupakan salah satu bagian furnitur ruangan yang sangat mudah dihinggapi debu, kotoran, mikroorganisme, hingga jamur dan lumut. Jika diperhatikan, mungkin karpet Anda tidak terlihat kotor.

Namun, kotoran-kotoran ini berada jauh di dalam serat karpet yang jika dibiarkan berlama-lama akan merusak serat yang tentu saja memperpendek umur karpet Anda.

Oleh karena itu, kegiatan cuci karpet secara rutin jangan dianggap sebagai hal sepele, melainkan untuk menjaga serta merawat kebersihan karpet sekaligus menciptakan sirkulasi udara yang baik untuk kesehatan Anda dan keluarga.

// #Script Js For Integrate to SOCOM Services