Hubungan Kualitas Udara dengan Produktivitas Kerja

Pernahkah beberapa atau bahkan sebagian dari karyawan Anda absen kerja secara serentak karena sakit? Hal ini tentu mengganggu produktivitas kerja di kantor Anda, bukan? Bahkan di Amerika Serikat, menurut Environmental Protection Agency (EPA), jutaan dolar melayang di setiap tahunnya karena masalah produktivitas pekerja yang turun akibat sering sakit. Salah satu penyebab terganggunya kesehatan karyawan adalah buruknya sirkulasi udara di dalam kantor, terutama kantor yang terletak di gedung tinggi atau kantor yang menggunakan desain modern dengan semua jendela yang ditutup rapat sehingga udara segar sangat langka.

Banyak hal yang menyebabkan udara di dalam kantor menjadi faktor penyebab sakitnya karyawan Anda, diantaranya:
● Kantor yang berada di gedung bertingkat biasanya rentan terhadap paparan karbon monoksida yang tersebar di seluruh gedung melalui ventilasi. Apalagi jika terdapat lahan parkir di dekat sistem ventilasi gedung.
● Mesin printer, fotokopi, dan faks memancarkan ozon yang bisa bergabung dengan senyawa kimia lainnya di dalam gedung dan membentuk senyawa berbahaya bagi kesehatan.
● Senyawa kimia yang terdapat pada cairan pembersih yang digunakan untuk membersihkan lantai, furnitur, dan karpet kantor bisa mengendap di dalam kantor karena buruknya sirkulasi udara.

Buruknya udara di dalam ruangan kantor dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, mual, iritasi, mata merah, masalah pernapasan, dan masih banyak lagi. Jika dibiarkan berlarut-larut, bukan tidak mungkin angka kehadiran karyawan di kantor Anda akan terus menurun.

Sebagai pemilik perusahaan, Anda bisa mencegah hal tersebut terjadi dan meningkatkan kesehatan karyawan dengan melakukan hal-hal berikut ini:

1. Cuci karpet kantor secara profesional paling tidak setahun sekali. Dengan dicuci secara profesional, karpet kantor Anda akan benar-benar bersih dari kotoran dan partikel jahat yang bisa mengganggu kesehatan karyawan Anda. Pastikan pilih perusahaan kebersihan indoor yang menggunakan bahan alami sebagai pembersihnya untuk mencegah paparan bahan kimia di dalam kantor.

2. Perbanyak tanaman hidup di dalam ruangan kantor. Perhatikan juga keadaannya, jangan sampai terlalu kering dan mati atau terlalu basah karena bisa membuat jamur dan lumut tumbuh di sana sehinggamemperburuk udara di dalam kantor.

3. Letakkan tempat sampah di setiap sudut ruangan dan di area yang strategis untuk mencegah timbulnya bau tak sedap dan kontaminasi sampah yang dibuang sembarangan.

4. Buat larangan merokok di dalam ruangan kantor.

5. Anjurkan karyawan untuk tidak makan atau ngemil di ruang kerja. Sisa makanan yang jatuh ke lantai atau karpet dapat mengundang kecoa dan serangga lain yang menurut EPA dapat menyebabkan masalah pernapasan dan alergi.

Ruangan kantor yang bersih, termasuk sirkulasi udara yang baik dapat membantu karyawan lebih sehat, bahagia, dan lebih produktif. Yuk, perhatikan lagi kualitas udara di dalam kantor Anda!

// #Script Js For Integrate to SOCOM Services