Hentikan 5 Kebiasaan “Berlebihan” Ini Saat Bersihkan Rumah

Bersih-bersih rumah adalah salah satu agenda rutin para ibu rumah tangga. Kegiatan ini sangat penting untuk menjaga kesehatan keluarga. Namun, terkadang ada yang membersihkan rumah dan perabotannya secara berlebihan, entah karena tidak tahu, terlalu bersemangat atau phobia yang berlebihan terhadap bakteri. Apa pun alasannya, membersihkan rumah terlalu berlebihan tentu akan membuang waktu Anda yang berharga dan tentu lebih menguras tenaga, bukan?

Berikut ini adalah berbagai kegiatan bersih-bersih yang sering dilakukan ibu rumah tangga secara berlebihan. Yuk, pelajari tanda-tandanya dan cari tahu cara bersih-bersih dengan benar tanpa harus berlebihan.

1. Sofa Kain

Apakah Anda sering menyemprotkan pembersih sofa langsung ke permukaan sofa kain di rumah Anda? Hal ini ternyata akan membuat sofa kain menjadi lebih basah sehingga Anda butuh waktu lebih lama untuk membersihkan sofa dan mengeringkannya. Cara yang benar adalah menyemprotkan cairan pembersih pada kain lap, lalu bersihkan permukaan sofa dengan lap tersebut. Sofa pun akan lebih cepat kering dan bersih.

2. Karpet

Kebersihan karpet tentu harus selalu dijaga, terutama karpet yang terletak di ruang utama dan sering dilalui. Anda disarankan untuk memvakum karpet dengan foot traffic yang tinggi paling tidak seminggu sekali. Namun jika Anda punya karpet di hampir seluruh ruangan rumah, karpet yang jarang diinjak atau jarang dilalui bisa divakum sebulan sekali untuk menghemat waktu dan tenaga Anda.

Baca Juga  : https://dehygienique.co.id/id/jasa-kebersihan/jasa-cuci-sofa-jakarta/

3. Jendela

Jika Anda selama ini lebih suka menyemprotkan cairan pembersih kaca langsung ke jendela, Anda disarankan untuk menyemprotkan cairan pembersih ke lap kering terlebih dahulu baru mengelap permukaan jendela. Cara ini dapat menghemat cairan pembersih dan waktu karena jendela bisa bersih dengan lebih cepat.

4. Pakaian

Saat mencuci pakaian, ada baiknya gunakan deterjen sesuai takaran yang dianjurkan pada setiap kemasannya. Bukan berarti semakin banyak deterjen pakaian akan semakin bersih, lho. Malah sebaliknya, akan ada lebih banyak residu deterjen yang tertinggal pada baju sehingga berisiko memicu alergi. Penggunaan deterjen sesuai takaran tentu akan menghemat uang belanja, bukan?

5. Sofa Kulit

Membersihkan sofa kulit dengan menggunakan air dapat membuat teksturnya menjadi lebih lembut yang artinya akan memperpendek umur pakai sofa. Lalu, penggunaan spons maupun kain lap yang kasar akan menimbulkan banyak goresan pada permukaan sofa kulit. Untuk cuci sofa kulit diperlukan produk pembersih khusus kulit atau paling tidak produk pembersih alami yang tidak bersifat abrasif.

Di antara 5 hal keliru di atas yang umum dilakukan secara berlebihan ketika bersih-bersih rumah, manakah yang kerap Anda lakukan? Hentikan kebiasaan keliru tersebut dan mulailah membersihkan rumah dengan cerdas untuk menghemat waktu dan tenaga.

// #Script Js For Integrate to SOCOM Services